MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman AB, mengapresiasi pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru dalam rangka Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) Tahun Pelajaran 2026/2027. Kegiatan yang diselenggarakan di aula SMK Negeri 2 Muara Teweh pada Minggu (30/8/2026) tersebut dinilai sebagai langkah positif dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan daerah melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik.
Menurut Patih Herman AB, penguatan SPMI di setiap satuan pendidikan merupakan instrumen penting agar sekolah memiliki standar evaluasi yang jelas. Kendati demikian, ia menegaskan bahwa penerapan sistem penjaminan mutu tidak boleh berhenti pada pemenuhan dokumen administratif belaka, melainkan wajib diimplementasikan secara nyata dalam proses kegiatan belajar mengajar harian.
“Kami dari DPRD tentu sangat mengapresiasi kegiatan Bimtek SPMI ini. Peningkatan mutu pendidikan harus dilakukan secara berkelanjutan dan tidak cukup hanya melalui program atau kegiatan sesaat. Yang lebih penting adalah bagaimana hasil Bimtek ini benar-benar diterapkan dalam proses pembelajaran di sekolah,” kata Patih Herman AB pada Senin (31/8/2026).
Ia menambahkan bahwa mutu pendidikan akan melompat naik apabila sekolah berhasil membangun budaya evaluasi dan perbaikan secara terus-menerus. Khusus untuk pendidikan kejuruan seperti SMK Negeri 2 Muara Teweh, penerapan SPMI diharapkan dapat memperkuat pencetakan lulusan yang terampil, berkarakter, serta relevan dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.
“Lulusan SMK harus memiliki kompetensi yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja. Tetapi selain keterampilan, karakter, kedisiplinan, tanggung jawab dan kemampuan beradaptasi juga sangat penting. Kita berharap kegiatan seperti ini tidak berhenti pada Bimtek saja, harus ada tindak lanjut dan pendampingan,” ujarnya menegaskan.
Patih Herman AB juga mengingatkan bahwa keberhasilan penjaminan mutu pendidikan merupakan tanggung jawab kolektif. Sinergi antara kepala sekolah, guru, komite sekolah, hingga mitra industri menjadi kunci penting dalam mewujudkan iklim belajar yang berkualitas dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Mengakhiri keterangannya, ia mendorong Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara untuk terus memberikan pendampingan secara konsisten kepada seluruh sekolah. Langkah pendampingan berlanjut tersebut diyakini mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pembelajaran serta prestasi para peserta didik di Kabupaten Barito Utara.(Bn)




