GUNUNG PUREI, BARITO UTARA — Panitia Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) VII Tahun 2026 resmi memperkenalkan logo utama pelaksanaan kegiatan yang akan diselenggarakan di Kecamatan Gunung Purei, Kabupaten Barito Utara. Logo ini hadir bukan sekadar sebagai simbol visual, melainkan merepresentasikan semangat pengabdian pemuda yang berakar pada budaya, bersatu dalam kebersamaan, dan bergerak menuju kemajuan.
Bersumber dari Panitia Pelaksana BBKT-VII Tingkat Kabupaten Barito Utara, Kecamatan Gunung Purei. Logo ini secara cermat memadukan berbagai elemen lokal yang kaya akan makna filosofis.

Kehadiran elemen Gunung Lumut di dalam logo melambangkan keteguhan, harapan, dan keseimbangan antara kehidupan manusia dengan alam sekitarnya. Hal ini menjadi pengingat penting bahwa setiap derap langkah kemajuan daerah harus tetap berpijak pada kelestarian lingkungan serta kearifan lokal.
Selain itu, elemen Motif Anyaman (Rambat) turut disematkan sebagai simbol persatuan. Layaknya jalinan serat rotan yang kian menguat saat dianyam, masyarakat dan pemuda Barito Utara diharapkan dapat menghadapi berbagai tantangan dengan terus terhubung, bekerja sama, serta menjaga erat rasa kekeluargaan.
Identitas lokal makin dipertegas melalui Ornaments Dayak. Kehadiran ornamen ini menegaskan bahwa proses modernisasi tidak lantas mengikis jati diri daerah. Justru budaya lokal diposisikan sebagai fondasi utama yang memberi arah, karakter, dan rasa bangga dalam tiap proses pembangunan.
Di bagian pusat logo, berdiri tegak tulisan BBKT (Bulan Bakti Karang Taruna) sebagai penanda utama bahwa pemuda adalah motor penggerak perubahan. Karang Taruna hadir tidak hanya untuk berkarya, tetapi juga aktif mengabdi, merawat persatuan, dan menyebarkan manfaat nyata bagi masyarakat luas.
Dengan demikian, logo ini menggambarkan tekad bersama bahwa kemajuan lahir dari pemuda yang menghormati budaya, menjaga alam, memperkuat persatuan, dan terus berkarya demi masa depan Gunung Purei, Barito Utara, dan Indonesia.
Melalui rilis logo ini, BBKT VII 2026 membawa pesan dan slogan utama:
“Gunung Lumut Bersendi, Rambat Berjaputan, Pemuda Bersatu Membangun Negeri.” yang bermakna “Berakar pada budaya, bersatu dalam kebersamaan, dan bergerak membangun negeri.”
bn





