MUARA TEWEH- Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H Alhadi, mengapresiasi pelaksanaan Salat Istisqa yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama para tokoh agama, alim ulama, dan masyarakat di halaman Kantor Bupati Barito Utara pada Minggu (30/8/2026). Pelaksanaan salat minta hujan tersebut dinilai sebagai bentuk ikhtiar spiritual yang sangat krusial di tengah kondisi kemarau panjang yang melanda daerah setempat.
Menurut H Alhadi, upaya memohon petunjuk dan pertolongan Tuhan Yang Maha Esa harus berjalan seiring dengan langkah penanganan bencana di lapangan. Turunnya hujan sangat dinantikan masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pasokan air bersih, mendukung sektor pertanian dan perkebunan, serta memulihkan debit air sungai di wilayah Barito Utara.
“Kita sangat mengapresiasi pelaksanaan Salat Istisqa ini. Ini menjadi momentum bagi kita semua untuk bersama-sama bermunajat dan memohon kepada Allah SWT agar hujan segera diturunkan serta kemarau panjang dapat segera berakhir,” kata H Alhadi pada Senin (31/8/2026).
Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga menyoroti dampak serius dari kemarau panjang yang memicu tingginya potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kondisi vegetasi yang sangat kering membuat kobaran api begitu cepat meluas dan berisiko menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan serta aktivitas harian warga.
“Selain berdoa dan bermunajat, kita juga harus tetap melakukan ikhtiar nyata. Mari bersama-sama menjaga lingkungan, tidak membuka lahan dengan cara membakar dan segera melaporkan jika melihat adanya titik api,” ujar H Alhadi menegaskan pentingnya tindakan pencegahan dari warga.
Ia pun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum Salat Istisqa sebagai sarana introspeksi diri, memperbanyak istighfar, serta meningkatkan kewaspadaan bersama. Kedisiplinan untuk tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak membakar lahan secara ceroboh menjadi kunci utama dalam menekan risiko penyebaran titik api.
Mengakhiri keterangannya, H Alhadi berharap doa bersama yang dipanjatkan seluruh elemen masyarakat dapat diijabah sehingga hujan berkah segera turun secara merata di Kabupaten Barito Utara. Langkah pencegahan yang bersinergi antara pemerintah dan masyarakat diyakini dapat menghindarkan daerah dari bahaya bencana asap dan kerugian ekonomi yang lebih besar.(Bn)


