Muara Teweh — Politeknik Muara Teweh menggelar Yudisium XVII Diploma III Tahun Akademik 2025/2026 di Aula Politeknik Muara Teweh, Senin (31/8). Sebanyak 46 mahasiswa dari tiga program studi resmi dikukuhkan dan bersiap memasuki dunia profesional sebagai alumni.
Sidang yudisium ini dihadiri oleh Ketua Umum Yayasan Panglima Batur Muara Teweh Iqbal Erlanda, S.E., Ketua Harian Yayasan Roby Cahyadi, S.H., M.I.Kom., Direktur Politeknik Muara Teweh NoorIdeal, S.E., M.M., beserta jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, dan para peserta yudisium.
Berdasarkan laporan panitia, peserta terdiri atas 28 mahasiswa Program Studi Manajemen Informatika, 13 mahasiswa Program Studi Teknik Pertambangan, dan 5 mahasiswa Program Studi Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan.
Dalam sambutannya, Ketua Umum Yayasan Panglima Batur, Iqbal Erlanda, berpesan agar para lulusan menjadikan ilmu vokasi yang diperoleh sebagai instrumen untuk memberikan dampak luas bagi masyarakat.
“Jadikanlah ilmu vokasi, keahlian teknis, dan jasa yang saudara raih sebagai instrumen untuk memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat Barito Utara,” ujar Iqbal.
Ia juga menekankan agar para lulusan memiliki sikap proaktif dan kreatif. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi tidak boleh hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga harus mampu menciptakan peluang dan memberikan kontribusi sesuai kompetensi masing-masing.
Selain itu, Iqbal menegaskan komitmen yayasan dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui pengembangan sarana dan prasarana, peningkatan akreditasi, serta perluasan jejaring kerja sama.
Ia turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan seluruh civitas akademika atas dukungan mereka terhadap kemajuan institusi. Di tengah jalannya acara yang beriringan dengan kondisi kabut asap, Iqbal juga mengingatkan hadirin untuk menjaga kesehatan dan berpartisipasi mencegah kebakaran hutan dan lahan.
Mengakhiri pesannya kepada para peserta yudisium yang telah melalui proses panjang bersama keluarga dan dosen, ia mengingatkan bahwa titik tersebut bukanlah akhir. “Perjuangan sesungguhnya baru saja dimulai,” tegasnya.
Dalam rangkaian acara tersebut, institusi memberikan penghargaan kepada mahasiswa dengan capaian akademik terbaik dari masing-masing program studi.
• Manajemen Informatika : Hendri Saputra dengan (IPK 3,70) sebagai peringkat pertama, disusul Muhammad Rosandi dengan (IPK 3,65) di posisi kedua dan Levi dengan (IPK 3,62) diposisi ketiga.
• Teknik Pertambangan : penghargaan diraih Angeline Meranda dengan (IPK 3,54)
• Teknologi Pengolahan Hasil Perkebunan : penghargaan diraih Marsanda dengan (IPK 3,52)
Pihak kampus berharap seluruh lulusan Yudisium XVII dapat membawa kompetensi yang telah diperoleh untuk berkiprah secara profesional serta membawa dampak positif bagi pembangunan daerah.
bn



