MUARA TEWEH – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara resmi menggelar Rapat Paripurna I Masa Sidang I dalam rangka penyampaian Pidato Pengantar Bupati Barito Utara terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Barito Utara Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD setempat, Senin (28/9).
Rapat Paripurna dipimpin dan dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj. Henny Rosgiaty. Agenda penting ini turut dihadiri oleh jajaran unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Wakil Bupati Barito Utara, Sekretaris Daerah, segenap Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, serta para pimpinan instansi dan tamu undangan terkait lainnya.
Penyampaian pidato pengantar Raperda APBD TA 2027 menjadi tahapan pentung dalam siklus perencanaan dan pengelolaan keuangan daerah. Agenda ini mempertegas komitmen serta wujud sinergi antara DPRD dan Pemerintah Daerah Barito Utara dalam merumuskan arah kebijakan pembangunan daerah yang responsif dan berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Di sela-sela kegiatan, Wakil Ketua I DPRD Barito Utara, H. Benny Siswanto, S.Sos., memberikan tanggapannya mengenai penyampaian pidato pengantar tersebut. Beliau menekankan pentingnya pengawasan dan kecermatan dalam pembahasan alokasi anggaran agar benar-benar menyasar sektor prioritas.
“Penyampaian Raperda APBD 2027 ini merupakan awal dari proses panjang pembahasan keuangan daerah. Kami di lembaga legislatif akan memastikan bahwa setiap alokasi program dan anggaran yang diajukan oleh eksekutif benar-benar tepat sasaran, efektif, serta berpihak pada kebutuhan mendasar masyarakat Barito Utara,” ujar H. Benny Siswanto.
Lebih lanjut, H. Benny Siswanto menegaskan komitmen DPRD dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas selama tahapan pembahasan anggaran berlangsung hingga penetapan menjadi Peraturan Daerah.
“Sinergi yang harmonis antara DPRD dan Pemerintah Daerah sangat kita junjung tinggi. Melalui pembahasan yang konstruktif dan terbuka, kami optimistis penyusunan APBD TA 2027 ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai ketentuan, sehingga langsung memberikan dampak nyata bagi peningkatan pelayanan publik dan percepatan pembangunan di daerah,” tambah Wakil Ketua I DPRD tersebut.
Melalui sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, pembahasan Raperda APBD TA 2027 diharapkan mampu melahirkan instrumen kebijakan anggaran yang tangguh. Hal ini menjadi modal utama Kabupaten Barito Utara dalam mendorong pemerataan ekonomi, meningkatkan kualitas infrastruktur, serta memperkuat kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (Bn)



