MUARA TEWEH – Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Tajeri, meminta dinas terkait untuk segera menyikapi maraknya Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di sekitaran Kota Muara Teweh. Keberadaan ODGJ di beberapa fasilitas umum belakangan ini dinilai mulai meresahkan warga dan mengganggu ketertiban umum.
Menurut Tajeri, laporan dan keluhan dari masyarakat di sosial media mengenai aktivitas ODGJ di jalanan kota terus meningkat. Warga merasa khawatir karena beberapa di antaranya menunjukkan perilaku yang tidak terprediksi sehingga menimbulkan rasa tidak aman bagi para pejalan kaki maupun pelaku usaha lokal.
Sebagai ketua komisi yang membidangi kesejahteraan rakyat dan kesehatan, Tajeri menegaskan bahwa penanganan masalah sosial ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Ia mendesak instansi vertikal seperti Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP untuk segera melakukan sinkronisasi tindakan di lapangan.
“Kami meminta dinas terkait mengambil sikap bagaimana menertibkan dan mengamankan ODGJ yang berkeliaran di area kota. Langkah ini penting agar masyarakat kembali merasa aman dan nyaman saat beraktivitas sehari-hari,” ujar H. Tajeri saat memberikan keterangan kepada media di Muara Teweh.
Lebih lanjut, legislator dari Partai Gerindra ini mengingatkan agar proses penertiban di lapangan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis. Ia menekankan bahwa setelah diamankan, para ODGJ tersebut harus mendapatkan perawatan medis dan pemulihan psikologis yang layak di fasilitas yang memadai.
“Penanganan ini harus dilakukan. Jangan hanya sekadar ditangkap lalu dilepaskan lagi, tetapi harus ada tindak lanjut medis agar mereka bisa mendapatkan perawatan yang semestinya,” tambah Tajeri.
Melalui langkah responsif ini, DPRD Barito Utara berharap wajah Kota Muara Teweh dapat kembali tertata rapi, bersih, dan aman. Pihak legislatif juga menyatakan siap mendukung dari sisi pengawasan dan penganggaran program sosial demi terciptanya ketenteraman masyarakat yang berkelanjutan. (bn)





