Muara Teweh – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Benny Siswanto, S.Sos, melaksanakan kegiatan reses di Kelurahan Jambu, Kecamatan Teweh Baru, pada Kamis (26/3/2026). Pertemuan yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Jambu tersebut menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan berbagai persoalan dan harapan secara langsung. Dialog berlangsung interaktif dengan fokus pada peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah tersebut.
Warga Kelurahan Jambu memanfaatkan kehadiran pimpinan legislatif ini untuk menyuarakan beragam kebutuhan mendesak. Aspirasi yang berkembang mencakup berbagai sektor, mulai dari perbaikan akses jalan, peningkatan fasilitas kesehatan dan pendidikan, hingga dukungan terhadap penguatan ekonomi lokal melalui pemberdayaan UMKM serta penyediaan fasilitas umum yang lebih memadai.
Plt. Lurah Jambu, Pepeuwanto, SE, memberikan apresiasi atas kesediaan pimpinan dewan turun langsung ke lapangan. Ia menaruh harapan besar agar daftar usulan masyarakat, seperti renovasi total kantor kelurahan, pembangunan turap di area rawan, hingga pemenuhan akses air bersih bagi puluhan kepala keluarga, dapat menjadi prioritas dalam rencana kerja daerah di masa mendatang.
“Mewakili seluruh staf dan warga Kelurahan Jambu, kami memberikan penghargaan atas kehadiran Bapak H. Benny Siswanto di wilayah kami. Besar keinginan kami agar beragam masukan yang telah diutarakan dapat menjadi catatan khusus dan dikawal hingga terealisasi,” ungkap Pepeuwanto saat memberikan sambutan.
Beberapa usulan strategis lainnya yang mencuat meliputi penyediaan sarana telekomunikasi melalui pembangunan tower BTS, perbaikan fasilitas keagamaan seperti TPA, serta pengadaan peralatan kantor guna menunjang pelayanan publik di kelurahan. Aspirasi ini dianggap sangat krusial agar standar pelayanan di Kelurahan Jambu dapat sejajar dengan wilayah lainnya di Barito Utara.
Menanggapi tumpukan usulan tersebut, H. Benny Siswanto memastikan bahwa setiap poin yang telah dicatat akan menjadi materi pembahasan serius di tingkat legislatif. Ia menegaskan pentingnya perencanaan yang berbasis pada kenyataan di lapangan agar anggaran daerah benar-benar terserap untuk program yang menyentuh kepentingan rakyat banyak. “Agenda reses ini merupakan kesempatan bagi kami untuk menyerap langsung apa yang menjadi keperluan penduduk. Seluruh saran mengenai infrastruktur dan kesejahteraan warga akan kami suarakan dalam rapat-rapat di gedung dewan,” pungkasnya.
Bn





