Muara Teweh – Langkah Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) Barito Utara dalam menyelenggarakan pameran naskah kuno mendapat sambutan positif dari kalangan legislatif. Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Al Hadi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya krusial dalam memperkenalkan kekayaan intelektual masa lalu kepada publik, terutama bagi para pemuda agar lebih memahami akar budaya daerahnya.
Pameran yang dilangsungkan di Perpustakaan Daerah, Jalan Durian, tersebut menampilkan berbagai dokumen bersejarah yang telah berusia puluhan tahun. Al Hadi memandang bahwa koleksi ini adalah identitas bangsa yang harus dijaga keberadaannya agar nilai-nilai yang terkandung di dalamnya tetap dapat dipelajari oleh generasi mendatang di tengah arus modernisasi.
“Lembaga legislatif sangat menghargai inisiatif Dissiptaka dalam menjaga kelestarian naskah-naskah lama sebagai representasi jati diri dan rekam jejak daerah. Agenda ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan sebuah tindakan strategis untuk memproteksi aset budaya agar tetap lestari dan tidak punah dimakan waktu,” tutur H. Al Hadi, Rabu.
Ia juga menyoroti pentingnya proses alih media atau digitalisasi terhadap dokumen-dokumen rapuh tersebut agar lebih mudah diakses dan aman secara fisik. Sebagai bentuk dukungan, DPRD berkomitmen untuk mengawal kebijakan serta memastikan ketersediaan anggaran guna menunjang program pelestarian arsip-arsip berharga milik Kabupaten Barito Utara.
“Para pemuda sudah seharusnya didekatkan dengan sumber sejarah serta prinsip-prinsip mulia yang tertuang dalam naskah lama tersebut. Hal ini bertujuan agar mereka tumbuh dengan rasa bangga dan cinta yang besar terhadap tanah air serta warisan leluhurnya,” tambah politisi dari PKB tersebut.
Kegiatan yang berlangsung mulai 24 Februari hingga 13 Maret 2026 ini diharapkan menjadi pusat edukasi dan riset bagi masyarakat luas. Dengan adanya pameran ini, dokumen yang menurut undang-undang merupakan naskah berusia minimal 50 tahun tersebut, dapat terselamatkan dari kerusakan dan menjadi rujukan penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta kebudayaan nasional di Barito Utara.
Bn






