Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, H. Suparjan Efendi, mengumumkan bahwa proyek pelebaran jalan turunan di RT 5 dan RT 6, Kelurahan Jambu, akan segera dimulai. Proyek ini difokuskan pada akses jalan di samping Jembatan Sei Tewei yang mengarah ke wilayah Manggala, Kecamatan Teweh Baru.
Pembangunan ini merupakan realisasi dari aspirasi yang telah dikawal sejak tahun 2025 agar masuk dalam prioritas pembangunan infrastruktur tahun ini.
“Insya Allah, pengerjaan perluasan jalan di sisi Jembatan Sei Tewei menuju Manggala akan dieksekusi pada tahun anggaran 2026 ini. Rencana ini sudah kami ajukan sejak 2025 dan pengerjaannya sangat penting karena menjadi penyambung utama antara Karengan dan Manggala,” ujar H. Suparjan Efendi.
Pelebaran jalan ini dipandang sangat mendesak untuk memperlancar arus transportasi masyarakat. Mengingat statusnya sebagai jalur vital, peningkatan kualitas jalan diharapkan dapat menghilangkan hambatan mobilitas yang selama ini terjadi di titik tersebut.
“Sarana jalan yang representatif sangat diperlukan untuk menopang pergerakan warga dan mempercepat roda ekonomi daerah. Apalagi jalur ini dilewati masyarakat setiap hari, baik bagi mereka yang pergi bekerja maupun yang hendak menuju pusat kota Muara Teweh,” jelasnya.
H. Suparjan Efendi, politisi dari PDI-P, menegaskan bahwa lembaga legislatif akan terus mengawasi jalannya pembangunan ini. Ia memastikan bahwa perhatian utama DPRD adalah ketersediaan infrastruktur dasar yang kegunaannya menyentuh langsung kehidupan sehari-hari warga.
“Kami di jajaran DPRD berkomitmen untuk terus mendesak pemerintah daerah agar tetap memprioritaskan perbaikan infrastruktur fundamental yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat,” tegasnya.
bn







