MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Patih Herman, menggarisbawahi betapa vitalnya andil orang tua dalam memupuk kegemaran membaca pada anak sedari kecil. Langkah ini dipandang sebagai modal fundamental dalam mencetak generasi penerus yang memiliki rasa haus akan ilmu pengetahuan. Ia menilai bahwa karakter pembelajar harus dibentuk dari lingkungan terdekat, yakni keluarga.
Dalam pandangannya, pengawalan dari orang tua di masa awal pertumbuhan sangat menentukan kemajuan anak, baik dari sisi intelektual maupun kepribadian. Patih menegaskan bahwa bimbingan di usia belia akan menjadi investasi krusial bagi proses pendewasaan buah hati.
“Arahan sejak masa kanak-kanak akan menjadi modal yang sangat bernilai bagi proses tumbuh kembang mereka, baik dalam dimensi wawasan maupun integritas diri,” ujar Patih, Senin (19/1/2026).
Legislator dari Partai Demokrat ini menilai bahwa aktivitas literasi memberikan dampak positif yang jauh lebih besar bagi anak-anak daripada sekadar menghabiskan waktu di depan layar ponsel. Oleh karena itu, ia mengajak para orang tua untuk lebih proaktif dalam mengarahkan putra-putrinya, terutama dalam membangun tradisi membaca yang kuat di rumah sebagai alternatif hiburan yang edukatif.
Kendati demikian, Patih memberikan catatan agar orang tua menghindari pola asuh yang kaku atau penuh tekanan dalam mengenalkan buku. Ia meyakini bahwa teknik yang bersifat mendidik namun tetap ceria akan jauh lebih berdaya guna dalam membangun pemahaman anak mengenai urgensi membaca.
“Melalui pendekatan tersebut, antusiasme membaca pada anak akan berkembang secara lebih organik dan terasa menghibur bagi mereka,” jelasnya.
Sebagai langkah pendukung, ia juga menyarankan agar orang tua melengkapi kebutuhan anak dengan menyediakan beragam buku atau sarana belajar yang menggugah rasa ingin tahu di kediaman masing-masing.
“Strategi semacam ini dinilai mampu membangun atmosfer yang mendukung bagi kemajuan literasi anak secara alamiah,” pungkasnya.
Bn







