MUARA TEWEH – Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara, Edi Fran Aji, memberikan dukungan penuh terhadap langkah proaktif Disnakertranskop UKM dalam melakukan koordinasi langsung ke perusahaan besar seperti PT TCM dan PT BEK. Fokus utama legislatif adalah memastikan perusahaan di wilayah tersebut menjalankan kewajibannya terhadap tenaga kerja lokal secara transparan dan bertanggung jawab.
Edi Fran Aji menekankan bahwa pengawasan lapangan merupakan instrumen penting untuk memverifikasi bahwa program daerah, seperti Pemagangan Dalam Negeri 2026, benar-benar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat nyata bagi pemuda setempat.
“Kami di jajaran DPRD mendukung total inisiatif dinas dalam memantau langsung kondisi di perusahaan. Hal ini sangat krusial untuk memastikan perlindungan terhadap pekerja kita, kualitas program magang, serta penerapan standar keselamatan kerja tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh ditawar,” tegas Edi Fran Aji.
Legislatif menilai bahwa kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan bukan hanya tugas pemerintah, melainkan komitmen bersama antara dunia usaha dan pengawas kebijakan. Hal ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kelalaian yang dapat merugikan warga Barito Utara yang menggantungkan hidup di sektor industri.
“DPRD akan terus mendorong terciptanya kerja sama yang solid antara pemda dan sektor swasta agar suasana kerja di Barito Utara tetap aman dan berkelanjutan. Jika hak karyawan terlindungi dan keamanan kerja terjamin, maka produktivitas industri akan meningkat yang berujung pada kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Melalui fungsi pengawasannya, DPRD Barito Utara berkomitmen untuk terus memonitor hasil dari koordinasi ini secara berkala. Pihak legislatif berharap sinergi yang intensif mampu meminimalisir risiko kecelakaan kerja dan memastikan penyerapan tenaga kerja lokal melalui jalur pemagangan dapat dilakukan secara maksimal sepanjang tahun 2026.
bn





