Muara Teweh – Apresiasi tinggi disampaikan oleh Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) kepada semua pihak yang terlibat dalam perumusan Rancangan Peraturan Daerah terkait APBD Kabupaten Barito Utara untuk tahun anggaran 2026. Dalam rapat paripurna DPRD yang digelar Senin (1/12), Permana Setiawan mewakili fraksinya memuji kerja keras Badan Anggaran dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dalam membedah naskah regulasi tersebut.
Permana Setiawan menyatakan bahwa ketelitian dalam proses pembahasan sangat krusial agar anggaran yang disusun memiliki landasan yang kuat. Fraksi PKB berharap agar dokumen anggaran ini nantinya dapat menjadi motor penggerak pembangunan yang nyata bagi seluruh lapisan masyarakat di wilayah tersebut.
“Harapan kami, anggaran tahun 2026 ini mampu berfungsi sebagai alat pembangunan yang berdaya guna, terbuka, bertanggung jawab, hemat, serta proporsional bagi kemaslahatan warga Barito Utara,” ungkap Permana Setiawan saat menyampaikan pandangan fraksinya.
Terkait dengan strategi fiskal, PKB memberikan perhatian khusus pada optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembenahan badan usaha milik daerah agar lebih produktif. Permana menegaskan bahwa di tengah keterbatasan dana dari pemerintah pusat, kreativitas dalam mencari sumber pendapatan lokal yang profesional sangatlah mendesak.
“Perusahaan daerah wajib dikelola secara lebih kompeten dan terbuka supaya dapat menyumbangkan laba yang konkret bagi daerah. Di sisi lain, eksekutif harus proaktif mencari sumber dana baru guna mengatasi kekurangan anggaran akibat berkurangnya kiriman dana dari pusat,” jelasnya dengan tegas.
Menutup pandangannya, Fraksi PKB mengingatkan agar distribusi anggaran tidak hanya tertuju pada satu titik, melainkan merata hingga ke pelosok desa. Kehati-hatian dalam mengelola defisit anggaran juga menjadi catatan penting agar stabilitas keuangan daerah tidak terganggu di masa depan, sehingga kesejahteraan masyarakat tetap terjaga.
Bn




