MUARA TEWEH – (03/10/25) Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Barito Utara dari Fraksi Partai Demokrat, Patih Herman AB, melakukan penyerapan aspirasi dan menerima keluhan serius dari para pedagang di Pasar Pendopo Muara Teweh. Keluhan tersebut terfokus pada kondisi fisik pasar yang dinilai minim perhatian dan perawatan dari pemerintah daerah, sehingga mengganggu aktivitas ekonomi.
Salah satu permasalahan paling utama yang disampaikan oleh para pedagang adalah buruknya perawatan saluran air atau parit yang berada di sekeliling area pasar. Kondisi parit yang tersumbat dan kotor menyebabkan lingkungan pasar menjadi tidak higienis dan bahkan menciptakan risiko bahaya. Akibatnya, area tersebut sering didapati dihuni oleh binatang melata, seperti ular dan satwa lain, yang mengancam keselamatan pedagang dan pengunjung pasar.
Patih Herman mengungkapkan kekecewaannya setelah mendengar keluhan tersebut secara langsung. “Para penjual mengutarakan kepada saya bahwa keadaan pusat perbelanjaan saat ini sungguh menyedihkan, teristimewa di bagian saluran pembuangan yang tertutup dan kumuh. Hal ini bukan cuma merugikan mereka dari segi pendapatan, tetapi juga membahayakan keamanan,” kata Patih Herman di Muara Teweh.
Menanggapi situasi ini, anggota DPRD yang akrab disapa Athink tersebut mendesak agar instansi pemerintah yang berwenang segera mengambil tindakan nyata dan memberikan perhatian penuh pada kondisi Pasar Pendopo. Hal ini sangat penting demi menjamin kenyamanan dan keamanan seluruh pihak yang beraktivitas di sana.
Athink menekankan bahwa masalah ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. “Kami mendesak agar lembaga terkait secepatnya menanggapi keluhan para penjual dan konsumen. Jangan sampai keadaan ini dibiarkan berkelanjutan, sebab pasar merupakan sentra ekonomi masyarakat yang wajib dijaga kebersihan dan keselamatannya,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa pihak DPRD siap memberikan dukungan terhadap langkah-langkah nyata pemerintah daerah dalam memperbaiki infrastruktur pasar.
Bn






